MAN 1 Kota Padang, Humas – Keluarga besar MAN 1 Kota Padang yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan serta siswa mengikuti upacara penaikan bendera merah putih dalam rangka peringatan hari pendidikan nasional (hardiknas), Sabtu (2/5) di lapangan MAN 1 Kota Padang.
Turut hadir pada upacara ini ASN Kantor Urusan Agama kecamatan Kuranji, Pauh, Lubuk Begalung Padang.
Kepala MAN 1 Kita Padang, Afrizal yang bertindak selaku pembina upacara dalam amanatnya membacakan pidato menteri pendidikan dasar dan menengah.
Dalam amanatnya, Afrizal mengatakan bahwa pada hakikatnya pendidikan adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih dan sayang untuk memanusiakan manusia.
“Inti proses pendidikan adalah memuliakan dan memanusiakan manusia,” kutipnya.
Afrizal mengatakan bahwa bapak pendidikan nasional, Ki Hajar Dewantara telah meletakkan dasar pendidikan Indonesia, yaitu Asah, Asih dan Asuh.
Dia juga mengatakan bahwa jika memperbaiki negara, perbaiki pendidikan dan jika memperbaiki pendidikan maka mulailah dari dalam kelas. Maka perlu peningkatan profesionalitas guru di dalam kelas.
Tentang deep learning, Afrizal mengatakan bahwa ada lima kebijakan pemerintah melalui kementerian pendidikan, yaitu :
1. Program Pembangunan dan Revitalisasi Pembelajaran sebagai salah satu Program Hasil Terbaik Presiden. Dua hal ini dimaksudkan agar pembelajaran berlangsung di dalam lingkungan fisik yang nyaman dan sarana yang memadai.
2. Pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, karena guru sebagai teladan, agen pembelajaran dan peradaban.
3. Pembelajaran mendalam juga perlu diintegrasikan dengan penguatan karakter melalui penciptaan budaya dan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, baik fisik, sosial, dan spiritual serta ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sehingga sekolah bisa menjadi rumah kedua bagi semua murid.
4. Meningkatkan kualitas pembelajaran dan capaian pendidikan melalui gerakan literasi dan numerasi, STEM (Sains, Teknologi, Enjinering, dan Matematika) serta Tes Kemampuan Akademik (TKA) karena TKA menjadi alat evaluasi untuk intervensi peningkatan mutu pendidikan.
5. Memberikan kesempatan pendidikan yang luas, dengan layanan pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel.
Selanjutnya Afrizal juga menyampaikan untuk peningkatan mutu pendidikan harus dengan tiga M, yaitu Midset, Mental yang kuat dan Misi yang lurus.(Ai)