MAN 1 Kota Padang, Untuk selalu tanamkan rasa dan semangat nasionalisme serta cinta merah putih, MAN 1 Kota Padang kembali mengadakan upacara penaikan bendera merah putih, Senin (27/7) di lapangan upacara MAN 1 Kota Padang.
Upacara ini dilaksanakan oleh kelas XII.1 yang merupakan kelas taruna, dengan pembina upacara kepala urusan tata usaha, Desi Arisanti.
Dalam amanatnya, Desi menyampaikan 3 kata, disiplin adab dan cinta. Dia mengatakan bahwa disiplin tidak hanya soal kerapian berpakaian dan waktu kedatangan ke madrasah, tetapi mencakup hal yang lebih luas dan dia adalah kunci sukses dalam menempuh masa depan.
Desi menganalogikan disiplin itu bagaikan pasukan paskibra. Bila ada satu orang saja yang tak disiplin, maka semuanya akan mendapatkan kegagalan. Karena disiplin kunci segalanya.
“Dalam berkendaraan juga harus disiplin dengan memakai helm dan mematuhi peraturan lalu lintas. Bila ini dilanggar, maka akan ada akibatnya,” jelasnya Desi.
Tentang adab, Desi mengatakan bahwa pada hari ini, banyak orang yang pintar, banyak orang yang gagah, tetapi sangat sedikit orang yang beradab.
“Rasulullah SAW diutus hanya untuk menyempurnakan adab, akhlak kepada Allah, kepada sesama dan kepada alam semesta. Maka kita sebagai umat Islam harus menjadi manusia yang berakhlak mulia,” jelasnya lagi.
Hal ketiga, yang diamanatkan Desi adalah cinta. Bahwa kementerian agama telah melahirkannya sebuah kurikulum yang disebut dengan kurikulum cinta, yang mendidik siswa madrasah untuk menjadi siswa yang mencintai Allah dan rasulNya, alam, lingkungan, diri sendiri dan tanah air.
“Kurikulum cinta akan melahirkan adab dan akhlak yang mulia, yang diawali dengan cinta kepada Allah dan rasulNya,” jelasnya.
Hadir dalam upacara ini kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru dan tenaga kependidikan serta siswa MAN 1 Kota Padang. (Ai)
© 2018 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.