MAN 1 Kota Padang — MAN 1 Kota Padang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Jumat (21/8/2026) di lapangan MAN 1 Kota Padang. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti oleh keluarga besar madrasah, terdiri atas kepala madrasah, guru dan tenaga kependidikan, serta para siswa.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut menjadi momentum bagi seluruh warga madrasah untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta mengamalkan ajaran yang beliau wariskan.
Kepala MAN 1 Kota Padang, Afrizal, dalam kata sambutannya, mengajak seluruh siswa untuk menyimak dan mendengarkan dengan baik nasihat yang disampaikan oleh penceramah.
“Dengarkan nasihat dari guru, karena yang akan disampaikan adalah hal yang luar biasa,” ujar Afrizal.
Ia berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan pengaruh positif terhadap sikap dan perilaku seluruh warga madrasah. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, taushiyah disampaikan oleh Ustaz Febi Afrian. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mengingat Allah SWT dan memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dalam setiap kesempatan.
Ustaz Febi menyampaikan bahwa perkumpulan yang di dalamnya tidak terdapat pujian dan zikir kepada Allah SWT merupakan perkumpulan yang terputus dari rahmat Allah. Demikian pula, perkumpulan yang tidak diisi dengan bacaan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW diibaratkan sebagai perkumpulan yang seperti bangkai.
Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan manusia memiliki batas waktu. Ketika telah tiba waktunya malaikat mencabut nyawa, tidak ada seorang pun yang mampu menunda atau menghindarinya. Karena itu, manusia hendaknya senantiasa mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal saleh, zikir, shalawat, dan doa.
Lebih lanjut, Ustaz Febi menjelaskan bahwa terdapat lima perkara yang dirahasiakan oleh Allah SWT, sehingga manusia dianjurkan untuk terus berusaha dan memperbanyak doa. Lima perkara tersebut adalah:
Orang yang mendapatkan haji mabrur.
Orang yang diterima taubatnya oleh Allah SWT.
Orang yang mendapatkan pahala shalat wustha.
Datangnya Lailatul Qadar.
Satu doa yang dikabulkan pada hari Jumat.
“Karena kita tidak mengetahui kapan dan bagaimana doa kita dikabulkan, maka banyak-banyaklah berdoa,” pesan Ustaz Febi kepada para peserta.
Ia juga mengingatkan bahwa hari Jumat merupakan Sayyidul Ayyam, yakni penghulu atau pemimpin hari-hari. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan memanfaatkan hari Jumat dengan memperbanyak doa, zikir, shalawat, serta membaca Surat Al-Kahfi.
Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN 1 Kota Padang ditutup dengan doa. Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar madrasah diharapkan semakin mencintai Rasulullah SAW, memperbanyak shalawat, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.(Ai)