MAN 1 Kota Padang, Humas – Untuk membentengi siswa dari penyakit kejiwaan Lesbian, Gay, Biseksual dan Tranngender (LGBT), keluarga besar MAN 1 Kota Padang memperingati peristiwa Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Rabu (5/2) di masjid Raya Durian Tarung.
Kegiatan ini bertemakan “Hikmah Peringatan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW Dalam Membentengi Diri Dari LGBT”.
Menurut kepala MAN 1 Kota Padang, Afrizal bahwa pemilihan tema ini untuk membetengi siswa MAN 1 Kota Padang dari penyakit kejiwaan LGBT yang sangat menjamur di masa ini.
Dalam kata sambutannya yang diwakili oleh wakil kepala bidang akademik, Yasni Marlis mengatakan agar peringatan ini menjadi pendidikan dan antisipasi agar siswa MAN 1 Kota Padang bebas dari LGBT ini.
Pemateri kegiatan ini adalah ustaz Akmal Ahmad yang saring memberikan materi ini di pelbagai kesempatan.
Dalam paparannya, Akmal mengatakan perilaku menyimpang ini sering terjadi di kalangan remaja berusia 15 sampai ke tingkat mahasiswa.
“Seluruh pelaku LGBT biasanya karena pengaruh video pornografi semenjak usia sebelum balik,” jelasnya.
Akmal menyarankan agar ada razia android siswa untuk memeriksa konten ataunaplikasi negatif agar perilaku LGBT bisa dibasmi.
Akmal juga mengatakan bahwa ayah harus berperan dalam pendidikan anak salam keluarga dan tidak menyerahkan saja kepada ibu.
“Dalam AlQuran terdapat 17 dialog antara ayah dengan anak dan hanya 2 kali saja antara anak dengan ibu. Maka ayah harus menjadi pendidik utama di rumah tangga,” tegasnya.
Di akhir dialognya Akmal mengatakan bahwa shalat akan membentengi kita dari perilaku LGBT.Oleh karena itu kokohkan shalat dalam diri kita, jangan sampai melalaikan bahkan meninggalkan shalat.
Hadir pada kegiatan ini kepala TU, wakil kepala madrasah, pendidik dan tenaga kependidikan serta siswa MAN 1 Kota Padang.(Ai)
© 2018 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.