MAN 1 Kota Padang, Humas – Untuk tetap menumbuhkan semangat dakwah siswa, MAN 1 Kota Padang kembali mengadakan kegiatan muhadharah, Jumat (26/9) di lapangan MAN 1 Kota Padang.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh kelas XI F.3 dengan pengulas kegiatan guru Fitri Yanti selaku guru bahasa Arab.
Kepala MAN 1 Kota Padang, Afrizal yang menyaksikan kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan ini harus tetap diadakan agar bakat dakwah dan seni Islam menjadi berkembang.
“Agar dakwah tetap berkembang di tengah masyarakat maka perlu kaderisasi semenjak dini. Maka MAN 1 Kota Padang adalah tempat kaderisasinya,” jelasnya.
Kegiatan pertama yang dibawakan adalah khutbah Jumat yang disajikan oleh Muhammad Fauzi Rais dengan muazzin Emir Shiltan Al Farqi yang khutbahnya sangat menarik hati pendengar.
Dalam khutbahnya, khatib memaparkan tentang taubat nashuha. Arti Taubat adalah kembali. Sedang artinya taubah secara istilah adalah menjalankan perintah Allah dengan berjanji tak akan mengulang kesalahan yang sama.
“Seluruh anak Adam pernah melakukan kesalahan, tetapi sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah orang yang bertobat,” jelasnya.
Khatib juga menjelaskan bahwa orang yang bertaubat antara terbit matahari dengan tenggelamnya, maka Allah akan mengampuni dosanya.
Untuk tetap hafal akan Asmaul Husna, kelas ini juga membawakan senandung Asmaul Husna yang dibawakan oleh siswa putra.
Dalam ulasannya, Fitri Yanti mengatakan bahwa taubat ini sangat penting karena setiap manusia itu pernah berdosa.
“Dosa itu obatnya taubat. Rasulullah itu bertaubat lebih dari 70 kali sehari. Maka banyak-banyaklah bertaubat,” jelasnya.
“Seminimalnya taubat adalah dengan membaca istighfar setiap hari,” ajaknya.
Turut hadir pada kegiatan ini pendidik dan tenaga kependidikan serta siswa MAN 1 Kota Padang. (Ai)
© 2018 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.