MAN 1 Padang, Humas – Semangat melakukan inovasi tak luntur di hari kedua Workshop Transformasi Digital Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MAN 1 Padang. Memasuki sesi Rabu (29/4), terasa lebih intens namun seru saat para guru MAN 1 Padang mulai mendalami dunia tulis-menulis karya ilmiah.
Yasni Marlis selaku ketua panitia memgatakan bahwa pada hari kedua ini masih menghadirkan narasumber, Fitri Amelia yang pada sesi pagi ini difokuskan pada materi pendampingan penyusunan jurnal ilmiah. Materi ini menjadi sangat krusial mengingat tantangan guru di era modern bukan hanya mengajar di kelas, tetapi juga mampu mendokumentasikan inovasi mereka dalam bentuk tulisan yang diakui secara akademis.
Dalam paparannya, Fitri Amelia menekankan bahwa menulis jurnal sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan jika dimulai dari langkah yang tepat. Menurutnya, gerbang utama dalam penyusunan jurnal ilmiah bagi para pendidik biasanya diawali dengan action research atau penelitian tindakan.
“Menulis jurnal itu ibarat memotret apa yang kita lakukan di lapangan. Kita melihat masalah di kelas, melakukan aksi untuk memperbaikinya, hasilnya kita tuangkan dalam tulisan, serta pengembangan penelitian,” ujar narasumber
Workshop yang mengusung tema besar “Transformasi Digital: Inovasi Pembelajaran Berbasis E-book, Pelayanan Prima, dan Manajemen Arsip” ini memang dirancang agar para guru dan staf MAN 1 Padang semakin “melek” teknologi. Tidak hanya soal teknis penyimpanan data atau arsip, tetapi juga bagaimana hasil riset para guru bisa dipublikasikan secara digital agar manfaatnya tersebar lebih luas.
Dengan adanya pendampingan langsung seperti ini, diharapkan para guru MAN 1 Padang tidak lagi merasa asing dengan jurnal ilmiah. Sebaliknya, hal ini menjadi motivasi baru untuk terus melahirkan karya-karya kreatif yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.