• Home
  • Profil
  • Sejarah
  • Visi-Misi-Aksi
  • Struktur Organisasi
  • Kontak
  • Home
  • Kurikulum
  • Kesiswaan
  • Humas
    • Komite Madrasah
    • Program Kemitraan
  • Prestasi
    • Prestasi Madrasah
    • Prestasi Siswa
    • Prestasi Guru
  • Informasi
    • Informasi Kegiatan
    • Informasi Akademik
    • Informasi PPDB
  • Pengaduan Masyarakat
    • Kotak Saran
    • Saber Pungli
    • Pelaporan Gratifikasi
    • Pengaduan Pelayanan
No Result
View All Result
MAN 1 KOTA PADANG
No Result
View All Result

Materi Pembelajaran Diferensiasi Sesi II Bimtek Peningkatan Profesionalitas GTK MAN 1 Kota Padang Disajikan Tokoh Muda

admin by admin
Februari 20, 2024
in Informasi Kegiatan
0

MAN 1 Kota Padang, Humas, Materi Pembelajaran Berdiferensiasi Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Profesionalitas GTK MAN 1 Kota Padang hari kedua, diisi oleh anak muda profesional, Selasa (20/2) di Hotel Rocky Padang.
Tokoh muda ini adalah Doni Aizus Idris yang sangat berpengalaman di bidang pendidikan dan merupakan narasumber nasional kurikulum dan pendidikan iklusi.
Diawal materinya, peserta disuruh untuk menulis sebuah paragraf tentang sepak bola dan menulis tentang sesuatu yang disukai. Ternyata pada perintah menulis sepak bola banyak peserta bimtek yang mengeluh karena tak suka sepak bola. Tetapi ketika menulis sesuatu yang disukai, tak ada seorangpun yang berkomentar.
“Itulah makna pembelajaran berdiferensiasi. Bahwa setiap siswa mempunyai bakat, minat dan potensi yang yang berbeda. Maka seorang guru mengajar berdasarkan bakat, minat dan potensi masing-masing siswa,” jelasnya.
Doni menjelaskan bahwa pembelajaran berdiferensiasi adalah serangkaian keputusan masuk akal yang digunakan guru yang berorientasi kepada kebutuhan siswa.
“Keputusan guru tersebut harus berdasarkan tujuan pembelajaran yang jelas, dan mampu merespon kebutuhan siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang mengundang siswa untuk belajar,” urainya.
Selanjutnya Doni menjelaskan bahwa syarat utama pembelajaran diferensiasi adalah mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa melalui asesmen kognitif dan non kognitif.
“Asesmen non kognitif ini hanya dilakukankan sekali setahun oleh guru yang bersangkutan yang bisa juga dipakai oleh guru lain, seperti gaya belajar, sekolah asal, dan yang lainnya. Sedang asesmen kognitif dilakukan setiap pertemuan untuk mengetahui pengetahuan dasar siswa tentang materi tersebut,”jelasnya.
Dalam hal tingkat kesiapan belajar siswa, Doni menjelas apabila tingkat kesiapan belajar siswa agak kurang, maka kompleksitas materi dikurangi. Tetapi bagi kesiapannnya tinggi maka guru bebas menggunakan metode belajar yang menarik.
Hadir dalam materi ini, kepala MAN 1 Kota Padang, Kaur TU, pendidik dan tenaga kependidikan serta panitia bimtek.(Ai)

Next Post

Materi Pamungkas, Pembuatan Modul AJar Diminati Peserta Bimtek

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


[mc4wp_form id="274"]


We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

© 2018 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

  • Event
  • Technology
  • Program
  • Education
  • Community
No Result
View All Result
  • Home
  • Kurikulum
  • Kesiswaan
  • Humas
    • Komite Madrasah
    • Program Kemitraan
  • Prestasi
    • Prestasi Madrasah
    • Prestasi Siswa
    • Prestasi Guru
  • Informasi
    • Informasi Kegiatan
    • Informasi Akademik
    • Informasi PPDB
  • Pengaduan Masyarakat
    • Kotak Saran
    • Saber Pungli
    • Pelaporan Gratifikasi
    • Pengaduan Pelayanan

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.