MAN 1 Padang, Humas– Lapangan utama MAN 1 Padang kembali dengan semangat religius pada Jumat pagi (8/4). Kali ini, giliran kelas X.E2 yang unjuk gigi menjadi pelaksana dalam kegiatan Muhadarah rutin. Kegiatan yang menjadi ciri khas madrasah ini berlangsung khidmat dan penuh pesan moral. Salah satu sorotan utama adalah penampilan khutbah bertema bahaya perilaku dzalim. Dalam pesan yang disampaikan, diingatkan bahwa sifat zalim atau berbuat aniaya adalah penyakit hati yang dampaknya tidak main-main. Di dunia, pelakunya akan dijauhi masyarakat, sementara di akhirat, ancaman neraka menjadi konsekuensi nyata.
Kegiatan ini semakin bermakna dengan amanat yang disampaikan oleh Ibu Widya Wati, guru Akidah Akhlak MAN 1 Padang. Mengutip pesan bijak dari Imam Syafi’i, beliau memberikan “tamparan” motivasi bagi para siswa.
“Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus bersiap memikul pahitnya kebodohan.”
Widya menekankan bahwa ilmu tidak datang dengan santai. Dibutuhkan perjuangan dan manajemen waktu yang cerdas agar siswa tidak terlena dengan hal-hal yang kurang bermanfaat.
Lebih lanjut, Ibu Widya mengajak seluruh siswa untuk tidak lalai dalam mengemban tanggung jawab sebagai pelajar. Menurutnya, masa depan yang cerah hanya milik mereka yang haus akan ilmu pengetahuan.
“Cobalah untuk tidak lalai. Generasi saat ini adalah tumpuan dan harapan bagi generasi sebelumnya,” tegasnya. Menutup arahannya, Widya menyampaikan doa tulus bagi seluruh siswa MAN 1 Padang agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tapi juga keberkahan hidup. “Harapan kami, semoga ananda semua selalu sukses, baik di dunia maupun di akhirat,” pungkasnya.(ERF)