MAN 1 Kota Padang, Humas – 59 peserta orientasimabi dan kamabigus mengikuti materi aturan berpakaian pramuka, Sabtu (19/7) di aula baru MAN 1 Kota Padang.
Materi ini disajikan oleh Candrianto, selaku kepala Pusat penelitian dan pengembangan kwartir daerah 03 Sumatera Barat.
Dalam paparannya Candrianto menyampaikan bahwa tujuan dari penyampaian materi ini adalah agar peserta mengetahui jenis-jenis dan bagian-bagian pakaian pramuka.
Cabdrianto juga menjelaskan tujuan lain dari materi ini adalah menumbuhkan rasa bangga, disiplin, rapi dan beretika dalam berpakaian pramuka.
“Jenis pakaian pramuka itu adalah pakaian harian, pakaian kegiatan, pakaian upacara dan pakaian khusus,” jelasnya.
Candrianto juga menjelaskan tentang kelengkapan seragam pramuka yang terdiri dari tutup kepala, serangan leher, baju, rok atau celana, kaos kaki dan sepatu.
“Tanda jabatan tidak boleh sembarangan dipakai. Tidak boleh dibeli tetapi didapat dari sebuah prestasi atau jabatan,” jelasnya.
“Pakaian upacara putra sangat berbeda dengan pakaian harian. Tetapi hampir tidak ada bedanya dengan pakaian putri antara pakaian upacara dan harian,” jelasnya.
“Kesalahan para pembina adalah membolehkan peserta didik untuk memakai kacu merah putih dengan pakaian kaos bisa. Seharusnya hanya memakai saraf biasa,” jelasnya lagi.
Materi ini sangat disambut baik oleh peserta dengan banyaknya pertanyaan tentang pakaian pramuka.
Materi ini juga dihadiri dan diikuti oleh kepala kantor kementerian agama kota Padang, Edy Oktafiandi yang dengan khusus mendengarkan materi.
Setelah mengikuti materi ini para peserta siap untuk menetapkan aturan ini baik secara pribadi maupun kepada peserta didik.(Ai)
© 2018 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.