MAN 1 Kota Padang, Humas – Hari pertama Kemah Bakti Siswa (KBS) MAN 1 Kota Padang yang direncanakan berlangsung pada Rabu-Kamis (10-11 Desember 2025) gagal.
Hal itu disebabkan oleh hujan lebat yang turun terus menerus di kota Padang hingga siang hari sehingga tidak mungkin melaksanakan KBS ini.
KBS bertujuan untuk membersihkan lokasi musibah banjir khususnya rumah masyarakat yang masih tertimbun lumpur dan pasir.
KBS akan diikuti oleh seluruh siswa laki-laki baik dari kampus Durian Tarung maupun kampus Bungus dengan total kekuatan 410 siswa laki-laki dan akan didampingi oleh 30 Guru dan Tenaga Kependidikan.
Kepala MAN 1 Kota Padang, Afrizal mengatakan bahwa KBS ini digagas untuk membantu masyarakat yang terdampak musibah banjir bandang.
“Sebagai bentuk keprihatinan keluarga besar MAN 1 Kota Padang terhadap musibah banjir bandang yang menimpa Kota Padang, maka kita menggagas KBS ini untuk membantu masyarakat untuk membersihkan rumah mereka,” jelasnya.
“Sebelumnya MAN 1 sudah melaksanakan kegiatan serupa dalam skop kecil yang hanya diikuti oleh 15 orang siswa. Maka MAN 1 menggagas kegiatan yang lebih besar yang diikuti oleh seluruh siswa dan GTK laki-laki,” jelasnya.
Afrizal menjelaskan, walaupun KBS hari pertama gagal karena cuaca buruk, namun MAN 1 Kota Padang tetap menyalurkan lebih kurang 700 paket makanan masak kepada masyarakat kelurahan Gurun Laweh kecamatan Nanggalo dan masyarakat Guo kelurahan Belimbing Padang.
Dengan didampingi oleh pimpinan madrasah lainnya, Afrizal menyerah bantuan makanan kepada masyarakat yang diterima langsung oleh ketua RT 02 RW 02 kelurahan Gurun Laweh, Mis Dara.
Sedangkan di Guo kelurahan Belimbing, makanan diserahkan langsung ke tangan masyarakat.(Ai)
© 2018 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.