MAN 1 Kota Padang, Humas – Untuk tetap mengembangkan sikap nasionalisme, MAN 1 Kota Padang kembali mengadakan upacara penaikan bendera merah putih, Senin, (26/1) di lapangan upacara MAN 1 Kota Padang.
Dalam amanatnya, Feni Parlina mengatakan bahwa kejujuran dan kesuksesan adalah dua hal yang sangat penting. Keduanya harus berjalan bersamaan.
Feni (panggilan akrabnya) mengatakan bahwa keberhasilan yang dihasilkan dengan kecurangan tak akan menghasilkan kebaikan apapun.
Feni mengibaratkan bahwa keberhasilan dengan kejujuran dan keberhasilan dengan kecurangan bagaikan apel asli dan apel palsu.
“Apel asli bisa dijadikan sebagai buah yang bisa dinikmati, menghasilkan oksigen, dan bisa jadi tempat berlindung. Sedangkan absen palsu hanya sebagai pajangan dan tak memberikan manfaat apa-apa,” jelasnya.
“Pohon apel asli akan bermanfaat untuk masyarakatnya, sedangkan apel palsu tak memberikan keuntungan apapun,” tambahnya.
Feni menambahkan bahwa keberhasilan dengan kejujuran dan dengan kecurangan bukanlah perkara nilai tapi perkara karakter.
“Orang akan lupa nilai ijazah kita, tetapi tak akan lupa karakter kita,” jelasnya
Dengan mengutip perkataan buya Hamka, Feni mengatakan bahwa orang yang keberhasilannya diperoleh dari kecurangan, apabila menjadi pemimpin akan menjadi pemimpin yang korupsi.
“Apabila kurang pintar, marilah belajar. Kalau tak pakar, asahlah dengan latihan. Tapi tak jujur, tak ada manfaatnya,” jelasnya.
Di akhir amanatnya, Feni menegaskan bahwa kebohongan kelihatan memudahkan hari ini, tapi menyusahkan di hari esok.
Upacara ini dimulai dengan merapikan pasukan, laporan kepada pembina, menaikkan bendera dan diakhiri dengan doa.
Hadir pada upacara ini wakil kepala madrasah, guru dan tenaga kependidikan serta siswa MAN 1 Kota Padang.(Ai)
© 2018 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.